STRATEGI PEMBANGUNAN BERWAWASAN LINGKUNGAN KAWASAN PERMUKIMAN SEGI EMPAT EMAS TUNJUNGAN SURABAYA

Septi Dwi Cahyani, Rendra Suprobo Aji

Abstract


Pembangunan berwawasan lingkungan merupakan suatu upaya memaksimalkan potensi Sumber Daya Alam yang ada secara terencana, bertanggung jawab, dan sesuai dengan daya dukungnya. Kemakmuran rakyat, kelestarian fungsi, dan keseimbangan lingkungan hidup merupakan hal yang utama dalam mendukung pembangunan berwawasan lingkungan sebagai wujud penerapan keberlanjutan. Pembentukan suatu kota sebenarnya diawali oleh keberadaan kampong, tak terkecuali Kota Surabaya. Seiring berjalannya waktu, permukiman penduduk asli yang terbentuk sebagai cikal bakal kampong berkembang dengan kemunculan ragam etnis dari berbagai wilayah. Sekelompok masyarakat dengan latar sosial budaya tertentu membentuk kampong-kampong yang keberadaanya masih dapat dipertahankan dari pihak-pihak yang berkepentingan. Permukiman di Kawasan Segi Empat Emas Tunjungan Surabaya merupakan salah satu kawasan permukiman yang masih mampu bertahan di tengah-tengah area percepatan pertumbuhan bisnis. Permukiman ini dinilai memiliki karakter yang patut dipertahankan karena turut menjadi saksi bersejarah dari identitas kawasannya yang berada pada cakupan wilayah konservasi. Untuk menjaga eksistensi dari kawasan permukiman tersebut, pentingnya menyusun strategi pembangunan permukiman berwawasan lingkungan melalui temuan masalah yang ditangani berdasarkan konsep lingkungan (permukiman ekologis, arsitektur hijau), ekonomi (pembangunan ekonomi berwawasan lingkungan), dan peran masyarakat setempat sehingga dapat menunjang pembangunan optimal.

Keywords


Permukiman, Strategi Pembangunan Berwawasan Lingkungan, Tunjungan

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Mintakat: Jurnal Arsitektur

Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik
Universitas Merdeka Malang

Mailing Address:

Jl. Puncak Jaya 36, Malang


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.