MEMANDIRIKAN SISWA AL AZHAR DALAM BERBISNIS DENGAN KETRAMPILAN BOGA

Wahyu Wiyani, Budi Siswanto, Dewi Astutty Mochtar

Abstract


Diera saat ini untuk bisa memenangkan persaingan seorang siswa tidak hanya harus pintar dalam ilmu, namunjuga harus ditunjang berbagai ketrampilan baik softskill maupun hardskill. Dengan softskill dan hardskill yangmumpuni seorang siswa setelah lulus pendidikan dasar tidak harus bekerja pada orang lain, namun bisamenciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri maupun orang lain. , pendidikan dasar menjadi sesuatu yangmemandirikan anak didik, terutama bagi kelompok miskin, anak didik akan menjadi mandiri ketika merekadibekali keterampilan serta dekat dengan alam dan budayanya.Secara softskill siswa Al Azhar telah banyak menerima pendidikan dari sekolah, namun secara hardskill masihminim dikarenakan fasilitas sekolah yang belum memadai. Dengan melihat latar belakang keluarga siswakebanyakan pedagang maka pelatihan ketrampilan tata boga ini sangat cocok dilakukan dengan harapan hasilpelatihan bisa diterapkan siswa dan hasilnya bisa dijual orang tua mereka. Sehingga nantinya ketika merekalulus dan tidak meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi mereka bisa menciptakan pekerjaan bagidirinya dan memberikan penghasilan bagi dirinya.

Full Text: pdf

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.