SENTRA KULAKAN SOLUSI PERMASALAHAN UMKM DAN MASYARAKAT MISKIN

Wahyu Wiyani, Boge Triatmanto

Abstract


Kebijakan kemudahan pemberian fasilitas mendirikan gerai retail (Alfamart, Indomaret, dll) mengakibatkan banyaknya toko/pracangan yang gulung tikar, hal ini dikarenakan toko/pracangan belum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin beragam, selain itu persaingan harga yang terjadi antara toko/pracangan dengan retail menyebabkan orang beralih membeli ketoko retail yang harga produk persatuannya relatif lebih murah, sehingga barang yang dijual oleh toko/pracangan tidak laku akhirnya harus ditutup. Hal demikian juga dialami oleh UMKM yang membeli barang di toko/pracangan, dengan ditutupnya pracangan mereka kesulitan mendapatkan pasokan bahan, karena jika membeli ditoko atau pasar mereka harus mengeluarkan biaya transport yang relatif besar, sehingga keuntungan mereka menjadi berkurang.Untuk mengatasi hal tersebut maka perlu dibuat wadah/toko tempat kulakan bagi toko/pracangan dan UMKM dengan harga yang murah dan jenis barang yang beragam. Pendirian sentra kulakan ini diharapkan bisa meningkatkan atau menghidupkan kembali toko pracangan dan UMKM yang telah mati, dengan memberikan kepastian pasokan barang dengan harga murah dan dapat diangsur pembayarannya.


Full Text: pdf

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.