Filosofi Hidup sebagai Wujud Kearifan Lokal Masyarakat Adat Kasepuhan Sinar Resmi

Sari Mawaddahni

Abstract


Kasepuhan Sinar Resmi merupakan masyarakat adat yang tinggal di kawasan TamanNasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), di wilayah kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.Aturan adat leluhur menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan keseharianmasyarakat kasepuhan. Sebagai masyarakat peladang, masyarakat kasepuhan taatterhadap aturan leluhur dengan menjalankan berbagai ritual tradisi yang menyangkutkegiatan pertanian. Filosofi hidup yang sederhana, menghargai serta menyatu denganalam merupakan wujud kearifan lokal yang dipegang teguh oleh masyarakat kasepuhan.Derasnya arus perkembangan teknologi dan informasi dikhawatirkan akan memberikandampak negatif pada keberlanjutan nilai-nilai tradisi pada kehidupan masyarakatkasepuhan. Kajian terhadap objek studi dilakukan untuk mengidentifikasi potensi-potensinilai kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat kasepuhan Sinar Resmi. Untuk mengkajinilai-nilai kearifan lokal pada kasepuhan Sinar Resmi, digunakan metode deskriptifkualitatifdengan menganalisa dan mengumpulkan literasi data sekunder.

Keywords


kasepuhan, filosofi hidup, kearifan lokal

References


BPS. (Update 2015). Luas Daerah dan Jumlah Pulau, 2002–2014. https:// www.bps.go.id /linkTabelStatis/view/id/1366. (diakses 26 November 2016).

BPS. (2015). Mengulik data Suku di Indonesia.https://www.bps.go.id/KegiatanLain/view/id/127. (diakses 26 November 2016).

Soedigdo, D., Harysakti, A., Usop, T. B. (2014). Elemen-Elemen Pendorong Kearifan Lokal Pada Arsitektur Nusantara. Jurnal Perspektif Arsitektur. 9 (1): 37-47.

Suparmini, Setyawati, S., Sumunar, D. R. S. (2012). Pelestarian Lingkungan Masyarakat Baduy Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Penelitian Humaniora. 18(1):8-22.

Haba, J. (2010). Realitas Masyarakat Adat di Indonesia: Sebuah Refleksi. Jurnal Masyarakat & Budaya. 12 (2): 255-276.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (2013). Masyarakat Adat di Indonesia : Menuju Perlindungan Sosial yang Inklusif. Jakarta: Direktorat Perlindungan dan Kesejahteraan Masyarakat.

Ningrat, A. A. (2004). Karakteristik Lanskap Tradisional, di Halimun Selatan dan Faktor -Faktor yang Mempengaruhinya: Sebuah Studi pada Kampung Kasepuhan di Kesatuan Adat Banten Kidul, Kampung Sinar Resmi, Desa Sirna Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Skripsi. Tidak Dipublikasikan. Bogor: Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Permatasari, I., Antariksa & Rukmi, W.I. 2008. Permukiman Perdesaan Di Desa Trowulan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto. Arsitektur e – journal. 1 (2):77-93.

Bukit, E. S., Hanan, H., Arif Sarwo Wibowo, A. S. (2012). Aplikasi Metode N.J. Habraken pada Studi Transformasi Permukiman Tradisional. Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia. 1(1):51-62.

Niswah, Z. K., Adiwibowo, S. (2013). Strategi Nafkah Masyarakat Adat Kasepuhan Sinar Resmi di Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan. 1(1): 78-84.

Kusdiwanggo, S. (2016). Konsep Pola Spasial Permukiman di Kasepuhan Ciptagelar. Jurnal Permukiman. 11(1): 43-56.

Nuryanto & Machpudin, I. (2008). Kajian Pola Kampung dan Rumah Tinggal: Warga Kasepuhan Kesatuan Adat Banten Kidul di Sukabumi-Jawa Barat. Artikel Hasil Penelitian. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Hermanto, Pasya, G. K., Al Muchtar, S. & Sumaatmadja, N. (2012). Filosofi Hidup Sebagai Basis Kearifan Lokal (Studi Pada Masyarakat Adat Kasepuhan Banten Kidul). Jurnal Gea. 12(1):1-14.


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



JURNAL LOCAL WISDOM

Department of Architecture

Mailing Address:

Address: Jl. Puncak Jaya No. 36, Malang, Indonesia
Email: lwsoj17@gmail.com

Creative Commons License