Terapi Terintegrasi untuk Mengurangi Relapse dan Optimalisasi Keberfungsian pada Penderita Schizophrenia Paranoid Type

Al Thuba Septa Priyanggasari

Abstract


Subyek EY adalah pria berusia 35 tahun (2018), mengalami gangguan Schizophrenia Paranoid Type. Studi kasus bertujuan untuk mengurangi resiko kambuh (relapse) dan optimalisasi keberfungsian pada penderita Schizophrenia Paranoid Type dengan terapi terintegrasi, yang terdiri dari psikoedukasi, terapi realita dan terapi vokasional. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Intervensi yang dilakukan terdiri dari dua sesi psikoedukasi, empat sesi terapi realita dan dua sesi terapi vokasional. Setelah dilakukan intervensi, terdapat peningkatan keberfungsian EY, terutama dalam hal produktivitas dan kemandirian. Namun demikian, evaluasi menunjukkan bahwa EY memerlukan pendampingan dan pengawasan program terapi agar hasil yang telah diperoleh dapat dipertahankan dan ditingkatkan  secara berkesinambungan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Indexing by

width="150"

Garuda - Garba Rujukan Digital

 

Tools:

Turnitin

crossref

Mendeley

Supported By:

Universitas Merdeka Malang




Jurnal Psikologi Tabularasa

Faculty of Psychology

Mailing Address:

Address: Jl. Terusan Raya Dieng No. 62-64, Malang, Indonesia, 65146
Phone/Fax: +62341-568395 ext. 821
Email: tabularasa.psikologi@unmer.ac.id