Evaluasi Kinerja Pelayanan Stasiun Kereta Api Blitar
DOI:
https://doi.org/10.26905/cjce.v4i1.15110Keywords:
Importance Performance Analysis, Kinerja, Pelayanan, Penumpang, StasiunAbstract
Stasiun Blitar di Kepanjen Kidul, Kota Blitar, yang termasuk Daerah Operasi VII, menjadi akses utama wisatawan karena kekayaan budaya dan sejarah kota tersebut. Pada 2023, stasiun ini sempat dijadikan stasiun transit untuk memaksimalkan kapasitas angkut, namun kebijakan ini dihentikan karena alasan keselamatan. Penelitian ini mengevaluasi kinerja pelayanan Stasiun Blitar menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan mengacu pada Permenhub No. 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum. Hasil menunjukkan tingkat kesesuaian telah tercapai, namun beberapa variabel perlu diperbaiki, yaitu kondisi musholla, penempatan informasi visual dan audio, serta fasilitas untuk penumpang difabel dan ibu menyusui. Peningkatan aspek tersebut penting untuk mencapai keselarasan antara kinerja dan kepentingan pengguna.
Downloads
References
Aji, P. (2025). Jadwal Kereta Api di Stasiun Blitar Terbaru - Jelajah Blitar.
Barudana, E. B., & Susilo, D. (2018). Evaluasi Kinerja Stasiun Kereta Api berdasarkan Standar Pelayanan di Stasiun menggunakan Metode IPA (Studi Kasus Stasiun Madiun, Jawa Timur). Universitas Teknologi Yogyakarta.
Brandt, D. R. (2000). An “Outside-In” Approach to Determining Customer Driven Priorities for Improvement and Innovation. White Paper Series, 2(2), 1–8.
Chusna, A. (2023). PT KAI memutuskan Stasiun Blitar bukan lagi Stasiun Transit.
Ferro, A. M., & Dewi, A. W. S. (2022). Evaluasi Kinerja Fasilitas Stasiun Bojonegoro Menggunakan Metode IPA (Importance Performance Analysis) dan Standar Pelayanan Minimum. Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 19–24. http://doi.org/10.31284/j.jts.2022.v3i1.2411
Ghozali, I. (2005). Aplikasi Analisis Multivariate dengan SPSS. Semarang: Badan Penerbit UNDIP.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor: PM. 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api (2015). Indonesia.
Kurniawan, W. D., & Putra, K. H. (2021). Evaluasi Kinerja Pelayanan Stasiun Kereta Api Sidoarjo berdasarkan Standar Pelayanan Minimum dan IPA (Importance Performance Analysis). Prosiding STEP PLAN (Seminar Teknologi Perencanaan, Perancangan, Lingkungan Dan Insfrastuktur), 37–44.
Martilla, J. A., & James, J. C. (2010). Importance-Per Analysis. The Journal of Marketing, 41(1), 77–79.
Navitasari, S. G., Hasanuddin, A., Hayati, N. N., & Sulistyono, S. (2019). The Service Performance Evaluation of Madiun Train Station. Jurnal Rekayasa Sipil Dan Lingkungan, 3(2), 190. http://doi.org/10.19184/jrsl.v3i2.10972
Okta, M. (2023). Stasiun Blitar, Sejarah Panjang dari Fokker Hingga Soekarno.
Pemerintah Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian (2007). Indonesia.
Pradana, M. F., Budiman, A., & Arif, I. (2019). Evaluasi Pelayanan Stasiun Tangerang Kota Tangerang. Jurnal Kajian Teknik Sipil, 3(2), 94–104. http://doi.org/10.52447/jkts.v3i2.1350
Rofiq, A. (2023). Stasiun Blitar: Jejak Sejarah yang Terukir dalam Perjalanan Kereta Api di Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Composite: Journal of Civil Engineering

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the journal as the publisher of the journal. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





