KESENJANGAN SOSIAL: KOLONIALISME PENDIDIKAN MENGIKIS TERWUJUDNYA WALFARE STATE
DOI:
https://doi.org/10.26905/pjiap.v18i1.2030Keywords:
Pendidikan, Kesejahteraan, Negara, Kesenjangan SosialAbstract
Pendidikan merupakn hak dasar yang harus terpenuhi oleh setiap warga negara, oleh sebab itu pendidikan menjadi indikator dalam menentukan tingkat kesejahteraan satu masyarakat di satu negara. Dewasa ini, pendidikan yang diselenggarakan oleh negara maupun masyarakat membuka jurang pemisah yang dalam untuk msyarakat menjangkaunya. Tingginya biaya pendidikan membuktikan bahwa pendidikan telah dokomodifikasi oleh negara, dan negara selalu â€membuang muka†ketika masyarakat tidak mampu mencapai pendidikan yang lebih tinggi dan berkualitas. Atas kondisi komodifikasi pendidikan, maka masyarakat yang berada dalam kelompok yang kurang mampu tidak dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas dikarenakan biaya yang tinggi. Atas kondisi ini, negara seharusnya hadir memberikan ruang-ruang yang seluas-luasnya bagi masyarakat yang kurang mampu untuk memperoleh pendidikan murah dan berkualitas, sebagai bentuk implementasi amanh konstitusiDownloads
Published
2014-04-01
How to Cite
Ahsani, R. D. P. (2014). KESENJANGAN SOSIAL: KOLONIALISME PENDIDIKAN MENGIKIS TERWUJUDNYA WALFARE STATE. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 18(1), 84–89. https://doi.org/10.26905/pjiap.v18i1.2030
Issue
Section
PUBLISIA: Jurnal Ilmu Administrasi Publik
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Copyright of the published articles will be transferred to the journal as the publisher of the manuscripts. Therefore, the author confirms that the copyright has been managed by the journal.
- Publisher of Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik University of Merdeka Malang.
- The copyright follows Creative Commons Attribution and share a like License (CC BY SA): This license allows to Share and copy and redistribute the material in any medium or format, Adaptative remix, transform, and build upon the material, for any purpose, even commercially.