Post-harvest handling of coffee and making liquid organic fertilizer for environmental sustainability Harjokuncaran Village

Authors

  • Nabilah Azhar Khoirunnisa Department of Food Technology, Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, Universitas Muhammadiyah Malang https://orcid.org/0009-0008-2386-6583
  • Afifa Husna Department of Food Technology, Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Elfi Anis Saati Department of Food Technology, Faculty of Agriculture and Animal Husbandry, Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.26905/abdimas.v10i2.15447

Keywords:

Coffee, Coffee post-harvest, Empowerment of coffee farmers, Liquid Organic Fertilizer (POC)

Abstract

Harjokuncaran Village possesses significant potential for Robusta coffee (Coffea canephora) cultivation; however, the quality of the coffee remains suboptimal, and prolonged use of chemical fertilizers has led to soil degradation. To address these challenges, a community service program was implemented focusing on farmer education in post- harvest handling, encompassing harvesting, sorting, drying, and storage, as well as the production of liquid organic fertilizer (LOF). The program aimed to enhance the knowledge and practical skills of local coffee farmers while promoting the adoption of environmentally friendly agricultural practices using LOF derived from livestock waste, rice washing water, coconut water, and rice bran. The program involved surveys, observations, and hands-on workshops attended by 25 coffee farmers. Pre- and post-tests were conducted to evaluate the program's effectiveness and support long-term implementation. During the workshops, participants actively engaged in discussions and practiced both post-harvest techniques and LOF production. Results demonstrated a significant increase in farmers’ understanding, with knowledge levels improving from 8–92 percent to 92–100 percent. Additionally, the adoption of proper red cherry picking and improved post-harvest practices led to noticeable enhancements in coffee quality. Farmers’ awareness and ability to produce and use LOF also rose sharply from 4 percent to 100 percent. This program effectively strengthened farmers' competencies in sustainable coffee farming and fostered collaboration between the implementation team and local stakeholders to support continued agricultural and environmental development in the village.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, A., & Suhaeti, R. N. (2016). Pemanfaatan teknologi pascapanen untuk pengembangan agroindustri perdesaan di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 34(1), 21.

Ammurabi, S. D., Anas, I., & Nugroho, B. (2020). Substitusi sebagian pupuk kimia dengan pupuk organik hayati pada jagung (Zea mays). Jurnal Ilmu Tanah Dan Lingkungan, 22(1), 10-15. https://doi.org/10.29244/jitl.22.1.10-15

Anggraeni, L., Robiin, R., Zubaidi, T., Anwar, N. A., & Damanhuri, D. (2024). pengaruh pupuk organik cair dari limbah kulit buah dan daun sebagai substitusi pupuk kimia terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai. Vegetalika, 13(2), 145-157. https://doi.org/10.22146/veg.84697

Budiarto, T., Ayun, L., & Nurulhaq, M. I. (2023). Pemberdayaan petani pada pengolahan pascapanen kopi arabika proses full wash (Coffea arabica L.) di Desa Kalisat Kidul, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Resolusi Konflik, CSR dan Pemberdayaan (CARE), 8(1), 11-20.

Cen, C. C., & Faisal, E. N. (2021). Permintaan kopi Indonesia: Studi terhadap dua negara tujuan utama ekspor. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi, 1(3), 108-119. https://doi.org/10.23969/jrie.v1i3.20

Chasanah, N., & Supriani, A. (2016). Penerapan metode praktik untuk meningkatkan kemampuan melaksanakan promosi kesehatan: Applying of practice method to increase ability execute the health promotion. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 2(1), 1-5.

Gau, A. D. T., Zamzam, S., Mutmainnah, N., & Qadri, S. N. (2022). Pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai pupuk organik cair ramah lingkungan. MALLOMO: Journal of Community Service, 3(1), 37-42. https://doi.org/10.55678/mallomo.v3i1.815

Haile, M., & Kang, W. H. (2019). The role of microbes in coffee fermentation and their impact on coffee quality. Journal of Food Quality, 2019(1), 4836709. https://doi.org/10.1155/2019/4836709

Hamawi, M., Akhiriana, E., & Marwatun, S. (2024). Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Bekatul terhadap pertumbuhan selada (Lactuca sativa L.) yang dibudidayakan secara hidroponik. Agroteknika, 7(2), 275-286. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v7i2.200

Hairuddin, R., Yamin, M., & Riadi, A. (2018). Respon pertumbuhan tanaman anggrek (dendrobium sp.) Pada beberapa konsentrasi air cucian ikan bandeng dan air cucian beras secara in vivo. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 6(2), 23-29.

Isnaniah, I., Randu, A. P., Zahlan, A., Fulisian, C., Anugerah, C. Z., Ahmad, F., & Sari, F. (2023). Pemanfaatan limbah ternak sebagai pupuk organik cair pendukung pengembangan sektor pertanian Desa Labuhbaru Barat. ABDIMAS EKODIKSOSIORA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ekonomi, Pendidikan, dan Sosial Humaniora (e-ISSN: 2809-3917), 3(1), 28-37. https://doi.org/10.37859/abdimasekodiksosiora.v3i1.4909

Kasyfillah, L., & Setiawati, I. (2022). Pascapanen dan pemasaran kopi arabika di PT. Sinar Mayang Lestari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 7(2), 108-122. https://doi.org/10.24198/agricore.v7i2.40433

Kusumiyati, K., Farida, F., & Sutari, W. (2018). Penyuluhan penanganan pasca panen dalam pematangan buah-buahan menggunakan etilen cair di Desa Jatiroke, Jatinangor. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 354-357.

Kuswoyo, M. T., & Mutaqin, B. K. (2023). Edukasi penanganan pasca panen kopi terhadap daya jual kopi di Petani Duplak, Dusun Tempur, Keling Jepara. JASc (Journal of Agribusiness Sciences), 7(2), 144-152. https://doi.org/10.30596/jasc.v7i2.15676

Magdalena, I., Annisa, M. N., Ragin, G., & Ishaq, A. R. (2021). Analisis penggunaan teknik pre-test dan post-test pada mata pelajaran matematika dalam keberhasilan evaluasi pembelajaran di SDN Bojong 04. Nusantara, 3(2), 150-165. https://doi.org/10.36088/nusantara.v3i2.1250

Malawi, I., & Dayu, D. P. K. (2019). Teori dan aplikasi pembelajaran terpadu. CV. Ae Media Grafika.

Maleachi, S. (2024). Analisis pengelolaan panen dan pasca panen kopi sebagai faktor–faktor yang mempengaruhi kualitas biji kopi robusta di Kota Pagar Alam. Jurnal Global Ilmiah, 1(7), 482-488. https://doi.org/10.55324/jgi.v1i7.67

Marianto, H., Mujiyo, M., Sutarno, S., Wijaya, L. Z., Syamsuddin, K. A., & Nugroho, B. D. E. P. (2022). Evaluasi kemampuan dan kesesuaian lahan untuk budidaya kopi arabika di Desa Jayagiri, Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat. PRIMA: Journal of Community Empowering and Services, 6(1), 23. https://doi.org/10.20961/prima.v6i1.48116

Mistretta, E. G., Davis, M. C., Temkit, M. H., Lorenz, C., Darby, B., & Stonnington, C. M. (2018). Resilience training for work-related stress among health care workers: results of a randomized clinical trial comparing in-person and smartphone-delivered interventions. Journal of occupational and environmental medicine, 60(6), 559-568. https://doi.org/10.1097/jom.0000000000001285

Nasution, S. (2015). Sosiologi pendidikan. Bumi Aksara.

Payong, P., Piran, R. D., Jandu, I. H., Utama, W. G., Sudirman, P. E., & Taopan, R. A. (2021). Pelatihan penanganan pascapanen kopi di Kelurahan Nantal Golo Welu Kecamatan Kuwus Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abditani, 4(3), 162-168. https://doi.org/10.31970/abditani.v4i3.80

Rusli, S., & Wardiana, E. (2015). Pengaruh pemupukan terhadap pertumbuhan, hasil dan kualitas biji empat klon kopi robusta di tanah podsolik merah kuning, Lampung Utara. Jurnal Tanaman Industri dan Penyegar, 2(2), 107-112.

Sari, D. I., Gresinta, E., & Noer, S. (2021). Efektivitas pemberian air kelapa (Cocos nucifera) sebagai pupuk organik cair terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Solanum lycopersicum). EduBiologia: Biological Science and Education Journal, 1(1), 41-47. https://doi.org/10.30998/edubiologia.v1i1.8085

Satibi, M., Nasamsir, N., & Hayata, H. (2019). Pembuatan rorak pada perkebunan kopi arabica (Coffea arabica) untuk meningkatkan produktivitas. Jurnal Media Pertanian, 4(2), 74-80. http://dx.doi.org/10.33087/jagro.v4i2.85

Sitanggang, Y., Sitinjak, E. M., Marbun, N. V. M. D., Gideon, S., Sitorus, F., & Hikmawan, O. (2022). Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbahan baku limbah sayuran/buah di lingkungan I, Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan, Medan. Jurnal Pengabdian Ilmiah dan Teknologi, 1(1), 20-23.

Wijiyanti, P., Hastuti, E. D., & Haryanti, S. (2019). Pengaruh masa inkubasi pupuk dari air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 4(1), 21-28. https://doi.org/10.14710/baf.4.1.2019.21-28

Yokawati, Y. E. A., & Wachjar, A. (2019). Pengelolaan panen dan pascapanen kopi arabika (Coffea arabica L.) di Kebun Kalisat Jampit, Bondowoso, Jawa Timur. Buletin Agrohorti, 7(3), 343-350. https://doi.org/10.29244/agrob.v7i3.30471

Zistalia, R. P., Ariyanti, M., & Soleh, M. A. (2018). Air cucian beras sebagai suplemen bagi pertumbuhan bibit kelapa sawit. Jurnal hutan pulau-pulau kecil, 2(2), 230-237.

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Khoirunnisa , N. A., Husna, A., & Saati, E. A. (2025). Post-harvest handling of coffee and making liquid organic fertilizer for environmental sustainability Harjokuncaran Village. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 10(2), 347–359. https://doi.org/10.26905/abdimas.v10i2.15447

Issue

Section

Natural Science and Technology