The effect of ingredient storage chiller temperature on product quality in Melati Kitchen at Tugu Hotel Malang

Authors

  • Rara Putri Sabillah
  • Rhiza Eka Purwanto Diploma in Tourism, University Of Merdeka Malang, Indonesia
  • Aprilia Rachmadian Diploma in Tourism, University Of Merdeka Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.26905/jt.v5i2.16290

Keywords:

suhu chiller, kualitas produk, dapur hotel, hotel tugu malang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu chiller penyimpanan bahan makanan terhadap kualitas produk di kitchen Melati Hotel Tugu Malang. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pengelolaan suhu penyimpanan yang optimal untuk menjaga mutu bahan makanan yang digunakan dalam proses produksi makanan hotel. Suhu chiller yang tidak sesuai dapat menyebabkan penurunan kualitas seperti perubahan tekstur, aroma, rasa, dan bentuk produk, serta menurunkan tingkat keamanan pangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner dan observasi langsung terhadap suhu chiller serta kualitas produk makanan. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh staf kitchen Melati Hotel Tugu Malang yang berjumlah 29 responden, dengan teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara suhu chiller dengan kualitas produk, dengan nilai korelasi Pearson sebesar 0,683 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin stabil dan sesuai suhu chiller, maka semakin baik pula kualitas produk makanan yang dihasilkan.Kesimpulan dari penelitian ini adalah suhu chiller memiliki pengaruh yang kuat terhadap kualitas produk makanan. Oleh karena itu, pengawasan suhu penyimpanan bahan makanan harus menjadi perhatian utama dalam pengelolaan kitchen hotel untuk menjaga mutu dan keamanan produk.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdillah, M., Fadillah, R., & Yuliana, D. (2021). Pengaruh suhu penyimpanan terhadap mutu bahan pangan segar di hotel. Jurnal Teknologi Pangan, 10(2), 85–93.

Asminar, A., Rahmawati, I., & Nugroho, D. (2021). Analisis kerusakan bahan makanan akibat gangguan sistem pendingin di hotel berbintang. Jurnal Hospitality dan Pariwisata, 6(1), 45–53.

Elvita, R., & Fathurrahman, M. (2024). Manajemen suhu penyimpanan bahan makanan cold food pada industri perhotelan. Jurnal Tata Boga, 8(1), 21–30.

Hidayat, A., & Pramesti, R. (2021). Food safety management dalam pengelolaan bahan makanan hotel berbasis HACCP. Jurnal Manajemen Perhotelan Indonesia, 8(2), 99–108.

Kurniawan, E., & Santoso, D. (2022). Pengaruh pengelolaan bahan makanan terhadap kepuasan tamu restoran hotel. Jurnal Administrasi dan Bisnis Perhotelan, 4(1), 45–54.

Putri, M. D., & Wibowo, A. (2023). Analisis efisiensi operasional chiller terhadap mutu bahan makanan di hotel. Jurnal Teknik dan Manajemen Industri, 9(1), 60–68.

Rico, D. (2022). Hubungan suhu penyimpanan dengan kandungan gizi bahan makanan di dapur hotel. Jurnal Kuliner dan Gizi, 7(2), 56–62.

Soekresno, S. (2019). Manajemen Operasional Food & Beverage product. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wijaya, T., & Rahardjo, F. (2021). Implementasi sistem pendingin digital untuk menjaga kualitas makanan di dapur hotel. Jurnal Teknologi dan Inovasi Pangan, 3(2), 134–142.

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Sabillah, R. P., Purwanto, R. E., & Rachmadian , A. (2025). The effect of ingredient storage chiller temperature on product quality in Melati Kitchen at Tugu Hotel Malang. Jurnal Pariwisata Tourista, 5(2), 72–75. https://doi.org/10.26905/jt.v5i2.16290