Difusi Inovasi Aplikasi Clubhouse pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas 17 Agustus Surabaya

Dewi Sri Andika Rusmana, Irmasanthi Danadharta

Abstract


Pandemi mengakibatkan proses belajar mengajar berubah menjadi daring. Hal ini mengakibatkan tingginya tingkat stres pada mahasiswa. Salah satu cara yang dilakukan agar stres tidak meningkat dengan mencari hiburan atau melakukan hobi yang disukai. Salah satunya dengan mengunduh aplikasi hiburan. Clubhouse merupakan aplikasi audio-chat yang sudah ada pada tahun 2020, tetapi menjadi popular pada tahun 2021. Penelitian ini ingin menggali proses adaptasi mahasiswa menggunakan aplikasi clubhouse sebagai bagian dari proses komunikasi. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori difusi inovasi. Teknik pengumpulan data dengan melakukan wawancara dengan enam informan mahasiswa ilmu komunikasi FISIP Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang menggunakan clubhouse. Hasil penelitian menunjukkan proses adaptasi informan menggunakan clubhouse dimulai dari mengenal clubhouse dari media sosial, lalu mencari tahu segala informasi dan menggunakan langsung, menimbang positif negatif aplikasi ini hingga memutuskan untuk menerima atau menolak. Dari enam informan, ada dua yang menolak dan empat orang yang menerima clubhouse, walaupun dari empat orang ada dua yang mengonfirmasi untuk tidak menggunakan sampai ada hal baru dan menarik dari clubhouse.

Kata kunci: Aplikasi Clubhouse, Difusi Inovasi, Mahasiswa

 

The Covid-19 pandemic has changed the teaching and learning process from traditional to digital. This abrupt change caused a high level of stress among the students.  One way to decrease student’s stress level is to seek entertainment or actively doing their preferred hobbies. Downloading an entertaining application into their gadgets is one of the things they do. Clubhouse is an audio-chat application created in 2020 but gain popularity in 2021. This research aims to dig student’s adaptation process in using the Clubhouse application as a part of the Communication Process. This research used Qualitative Descriptive Method together with Innovation Diffusion Theory Approach. Data Collecting was done to six university students of Department of Communication Science major in FISIP 17 Agustus 1945 Surabaya University who uses Clubhouse. The result showed that the informants adaptation progress began from knowing the application through social media, looking for information and directly using, understanding the positives and negatives till deciding to accept or reject the application. Among the informants, two refused while four accepted the application although two informants confirms that they will no longer use Clubhouse until there are significant new features and upgrades.

Keywords: Clubhouse Application, Innovation Diffusion, University Students


Full Text:

PDF

References


Annur, M. F., & Hermansyah, H. (2020). Analisis kesulitan mahasiswa pendidikan matematika dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid-19. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian Dan Pengembangan Kependidikan, 11(2), 195-201.

Bennett, S., Lockyer, L., & Agostinho, S. (2018). Towards sustainable technology‐enhanced innovation in higher education: Advancing learning design by understanding and supporting teacher design practice. British Journal of Educational Technology, 49(6), 1014-1026.

Cook, J., Kenthapadi, K., & Mishra, N. (2013). Group chats on Twitter. Proceedings of the 22nd International Conference on World Wide Web, 225–236.

de la Fuente, J., Pachón-Basallo, M., Santos, F. H., González-Torres, M. C., Artuch Garde, R., Peralta-Sánchez, F. J., ... & Gaeta, M. L. (2021). How has the COVID-19 crisis affected the academic stress of university students? The role of teachers and students. Frontiers in Psychology, 12(4), 1554.

Fahmi, M. H., Widayati, S., & Setiyaningsih, L. A. (2021). Upgrading Keterampilan Jurnalistik dan Literasi Media sebagai Media Exposed Potensi Desa Melalui Pengelolaan Website. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 1, 266–279.

Fahmi, M. H. (2020). KOMUNIKASI SYNCHRONOUS DAN ASYNCHRONOUS DALAM E-LEARNING PADA MASA PANDEMIC COVID-19. Jurnal Nomosleca, 6(2), 146–158.

Garbe, A., Ogurlu, U., Logan, N., & Cook, P. (2020). COVID-19 and remote learning: Experiences of parents with children during the pandemic. American Journal of Qualitative Research, 4(3), 45–65. https://doi.org/https://doi.org/10.29333/ajqr/8471

Harahap, D. A. (2018). Perilaku belanja online di Indonesia: Studi kasus. JRMSI-Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia, 9(2), 193–213.

Jannah, R., & Santoso, H. (2021). Tingkat stres mahasiswa mengikuti pembelajaran daring pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Riset Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 130-146.

Kroh, J., Luetjen, H., Globocnik, D., & Schultz, C. (2018). Use and efficacy of information technology in innovation processes: the specific role of servitization. Journal of Product Innovation Management, 35(5), 720-741.

Kurmia, N. (2005). Perkembangan Teknologi Komunikasi dan Media Baru: Implikasi terhadap Teori Komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 6(2), 291–296. https://doi.org/10.29313/mediator.v6i2.1197

Kurniati, E., Alfaeni, D. K. N., & Andriani, F. (2020). Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 241-256.

Lailiyah, M., & Setiyaningsih, L. A. (2020). Students’ perception of online communication language learning through Instagram. EnJourMe (English Journal of Merdeka): Culture, Language, and Teaching of English2020, 5(2), 188–195.

Lailiyah, M., Setiyaningsih, L. A., Wediyantoro, P. L., & Yustisia, K. K. (2021). Assessing an effective collaboration in higher education: A study of students’ experiences and challenges on group collaboration. EnJourMe (English Journal of Merdeka): Culture, Language, and Teaching of English, 6(2), 97-105.

Lim, A., Arora, G., McInerney, B., Vienet, M., Stewart, K., & Galbraith, K. (2020). Evaluation of a new educational workplace-based program for provisionally registered pharmacists in Australia. Currents in Pharmacy Teaching and Learning, 12(12), 1410–1416. https://doi.org/10.1016/j.cptl.2020.07.008

Nurudin. (2017). Perkembangan Teknologi Komunikasi. Rajawali Pers.

Rachmat, Kriyantono, P. (2014). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Kencana.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovation 5th Edition. In 5th Edition (5th ed.). Free Press.

Setiyaningsih, L. A., Fahmi, M. H., & Sawidodo, F. (2020). Media Referensi Berbasis Teknologi Facebook Bagi Wartawan Dalam Menyusun Berita. Jurnal Spektrum Komunikasi, 8(2), 159–176. https://doi.org/10.37826/spektrum.v8i2.101

Sugiyono. (2016). Metodologi penelitian kuantitatif kualitatif. In Bandung: Alfabeta. Bandung: Alfabeta. https://doi.org/10.1164/rccm.200409-1267OC

Triono, M. A., & Setiyaningsih, L. A. (2017). Desain Disonansi Kognitif Sebagai Faktor Anteseden Untuk Penguatan Kualitas Informasi Pada Website. Seminar Nasional Sistem Informasi, 1(1), 71–79. http://eprints.unmer.ac.id

Utami, A. S. F., & Baiti, N. (2018). Pengaruh media sosial terhadap perilaku cyberbullying pada kalangan remaja. Cakrawala-Jurnal Humaniora, 18(2), 257–262. https://doi.org/https://doi.org/10.31294/jc.v18i2.3680




DOI: https://doi.org/10.26905/nomosleca.v8i1.6596

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Editorial Office

Jurnal Nomosleca
Faculty of Social and Political Science University of Merdeka Malang


Information:
Image result for logo icon png
Jalan Terusan Raya Dieng No.62-64 Malang, 65146, Jawa TImur, Indonesia
Image result for icon png
Phone (0341) 580537
Image result for icon pngjurnal.nomosleca@gmail.com
Image result for icon pnghttp://jurnal.unmer.ac.id/index.php/n/
Image result for icon png
+6281333498586

Statistics:

Indexing:

width="145"width="150"

Tools:

Turnitin

crossref

oktrikGrammarly

Supported By:

Universitas Merdeka Malang Hasil gambar untuk apjiki

© 2020 {Jurnal Nomosleca}, All rights reserved. This is an open-access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Licensed under Creative Commons License a Creative Commons Attribution 4.0 International License