Mekanisme dan Kendala Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan dalam Perkara Tindak Pidana Umum (Studi di Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur)

Authors

  • Ngurah Agung Asteka Pradewa Artha Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum Universitas Merdeka Malang
  • Ferry Anggriawan Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang
  • Yusuf Eko Nahuddin Fakultas Hukum Universitas Merdeka Malang

Keywords:

Evidence, Confiscated Goods, Evidence Management, Prosecutor's Office,, Criminal Justice System.

Abstract

This study aims to analyze the mechanism of evidence and confiscated goods management in general criminal cases at the West Manggarai District Attorney's Office and identify the legal and sociological obstacles encountered in its implementation, using a qualitative approach through in-depth interviews. The results of the study indicate that the management of evidence and confiscated goods has in principle been implemented in accordance with Attorney General Regulation Number 7 of 2025 and Attorney General Regulation Number PER-002/A/JA/05/2017 through the stages of confiscation, recording, storage, and destruction or auction, in order to ensure security and accountability in the criminal justice process. However, legal obstacles are still found in the form of incomplete procedural arrangements and weak supervision, as well as sociological obstacles in the form of limited storage facilities and a lack of trained human resources, which impact the effectiveness of evidence management. Therefore, it is necessary to improve facilities and infrastructure, strengthen human resource capacity, optimize supervision, and adjust procedures to factual conditions in the field so that the management of evidence and confiscated goods can be carried out more efficiently, transparently, and in line with the principles of justice in the criminal justice system.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, A., Sahari, A. S. A., & Erwinsyahbana, T. E. T. (2023). Pemusnahan Barang Sitaan Narkotika Rangka Pencegahan Penyimpangan Peredaran Kembali Barang Sitaan di Masyarakat (Studi Kejaksaan Negeri Belawan). DOKTRINA JOURNAL OF LAW, 6(1), 36–64. https://doi.org/10.31289/doktrina.v6i1.8109

Arfiani, A. A., Fahmi, K. K., Arrasuli, B. K., Nadilah, I. N., & Fikri, M. F. (2022). Penegakan Hukum Sesuai Prinsip Peradilan Yang Berkepastian, Adil Dan Manusiawi : Studi Pemantauan Proses Penegakan Hukum Tahun 2020. Riau Law Journal, 6(1), 48. https://doi.org/10.30652/rlj.v6i1.7938

Beatrix. (2025). Kepala Seksi Pengelolaan Aset dan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Manggarai Barat. Nusa Tenggara Timur

Christianto, H. (2012). Penafsiran Hukum Progresif Dalam Perkara Pidana. Mimbar Hukum - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 23(3), 479. https://doi.org/10.22146/jmh.16170

Febriana, I. (2023). Implementasi Kebijakan dalam Pengelolaan Barang Bukti Kejahatan (Studi Pada Kantor Kejaksaan Provinsi Bandar Lampung terhadap Barang Bukti Kejahatan Berupa Sepeda Motor). Jurnal Studia Administrasi, 5(2), 107–1120. https://doi.org/10.47995/jian.v5i2.196

Haniyah, H. (2024). Legal Reconstruction of error in persona cases: Justice enforcement challenges based on due process of law principle. Reformasi Hukum, 28(3), 168–186. https://doi.org/10.46257/jrh.v28i3.1039

Kurniyawan, A., & Hasanah, Y. N. (2020). Peran Rupbasan Sebagai Lembaga Pengelolaan Barang Sitaan Tindak Pidana Korupsi. Reformasi Hukum, 24(1), 1–20. https://doi.org/10.46257/jrh.v24i1.106

Lestari, F., Asparizal, A., & Susanto, E. (2022). Sistem Pengelolaan Barang Rampasan Tindak Pidana Umum Pada Kejaksaan Berbasis Php. I N F O R M a T I K A, 14(1), 76. https://doi.org/10.36723/juri.v14i1.361

Mawar, S., & Rizal, S. (2019). Mekanisme penyimpanan dan pemusnahan benda sitaan narkotika (Studi kasus pada Kejaksaan Tinggi Aceh). Jurnal Justisia Jurnal Ilmu Hukum Perundang-undangan Dan Pranata Sosial, 4(1), 01. https://doi.org/10.22373/justisia.v4i1.5957

Pranoto, A., Darmo, A. B., & Hidayat, I. (2019). Kajian Yuridis Mengenai Perampasan Aset Korupsi Dalam Upaya Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Menurut Hukum Pidana Indonesia. Legalitas Jurnal Hukum, 10(1), 91. https://doi.org/10.33087/legalitas.v10i1.158

Raditya. (2025). Staf pengelolaan barang bukti Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur

Sh, A., Basri, M., & Mirzana, H. A. (2021). Penanganan Benda Sitaan Negara dan Barang Rampasan Negara yang Tersimpan dalam Waktu Lama di Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara. Jurnal Al-Qadau Peradilan Dan Hukum Keluarga Islam, 8(1), 130–145. https://doi.org/10.24252/al-qadau.v8i1.18498

Syaifulloh, A. (2019). Peran kejaksaan dalam pengembalian kerugian keuangan negara pada perkara tindak pidana korupsi. Indonesian Journal of Criminal Law, 1(1), 47–64. https://doi.org/10.31960/ijocl.v1i1.147

Wijaya, V. A. (2020). Analisis Kesalahan Tata Kelola RUPBASAN. Literacy Jurnal Ilmiah Sosial, 2(2), 88–100. https://doi.org/10.53489/jis.v2i2.21

Zulfia, D. R., & Chofa, F. (2025). Pengelolaan Barang Bukti Dan Barang Rampasan Yang Dilakukan Oleh Seksi Papbb (Pemulihan Aset Pengelolaan Barang Bukti) Di Kejaksaan Negeri Payakumbuh. Court Review., 5(06), 274–279. https://doi.org/10.69957/cr.v5i06.2435

Downloads

Published

2026-07-26

How to Cite

Ngurah Agung Asteka Pradewa Artha, Ferry Anggriawan, & Yusuf Eko Nahuddin. (2026). Mekanisme dan Kendala Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan dalam Perkara Tindak Pidana Umum (Studi di Kejaksaan Negeri Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur). MLJ Merdeka Law Journal, 7(1), 51–64. Retrieved from https://jurnal.unmer.ac.id/index.php/mlj/article/view/17160

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.